Gaya HidupšŸ„ Kesehatan

Hindari Risiko Kesehatan: 5 Makanan dan Minuman yang Tidak Direkomendasikan Bersama Durian

Jakarta — Durian merupakan salah satu buah tropis favorit di Asia Tenggara karena aromanya yang khas dan rasa creamy-manis yang kaya. Namun, buah ini memiliki karakteristik gizi yang membuat konsumsi bersamaan dengan beberapa jenis makanan dan minuman berpotensi mengganggu kesehatan. Ahli gizi dan dokter kesehatan menekankan pentingnya menghindari beberapa kombinasi agar tidak memicu efek samping serius pada tubuh, terutama bagi individu dengan kondisi tertentu seperti diabetes atau gangguan pencernaan.

Ahli kesehatan dari berbagai sumber mengingatkan bahwa durian mengandung gula tinggi, lemak, dan sulfur, sehingga kombinasi dengan zat atau bahan tertentu bisa memengaruhi pencernaan, metabolisme, dan respons tubuh terhadap makanan lain. Di bawah ini, sejumlah makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari saat makan durian:

1. Alkohol

Poin pertama yang sering disorot ahli adalah konsumsi alkohol bersamaan dengan durian. Ahli dari Rumah Sakit Universitas Kedokteran dan Farmasi Kota Ho Chi Minh menjelaskan bahwa durian mengandung senyawa yang dapat mempengaruhi cara tubuh memetabolisme alkohol. Ketika alkohol dikonsumsi setelah atau bersamaan durian, tubuh mungkin mengalami peningkatan panas internal, penumpukan racun yang lambat, dan memperburuk gejala seperti pusing, detak jantung cepat, hingga dehidrasi. Risiko ini meningkat pada penderita tekanan darah tinggi dan diabetes.

2. Kopi dan Minuman Berkafein

Ahli gizi juga memperingatkan tentang konsumsi kopi atau minuman berkafein lain seperti teh kuat bersamaan durian. Kopi memiliki kandungan kafein yang bisa mendesak sistem pencernaan dan metabolisme untuk bekerja lebih keras. Ketika digabung dengan durian yang kaya karbohidrat dan sulfur, kombinasi ini dapat menimbulkan dehidrasi, gangguan lambung, gas, dan bahkan memicu refluks asam pada orang yang memiliki riwayat penyakit lambung.

3. Makanan Pedas dan Berminyak

Durian memiliki sifat ā€œmenghangatkanā€ tubuh, istilah yang kadang digunakan dalam dunia kesehatan tradisional. Mengonsumsi makanan pedas dan berminyak setelah durian dapat meningkatkan sensasi panas di perut, menyebabkan gangguan pencernaan seperti kembung, rasa tidak nyaman, dan kegelisahan perut. Ahli kesehatan menyarankan untuk memberi jeda waktu sekitar beberapa jam sebelum menikmati makanan pedas setelah durian.

4. Daging-Dagingan Berlemak Tinggi

Dokter juga memperingatkan agar tidak mengombinasikan durian dengan daging merah seperti sapi, kambing, atau babi. Durian dan daging merah sama-sama tinggi lemak dan protein yang padat. Komposisi ini dapat menambah beban kerja pada sistem pencernaan dan meningkatkan kadar kolesterol secara tiba-tiba di dalam darah. Kondisi ini berpotensi memicu rasa tidak nyaman setelah makan, apalagi bagi orang yang memiliki masalah metabolik.

5. Makanan dan Minuman Manis Lain

Ahli gizi dari Malaysia menambahkan bahwa makanan dan minuman dengan gula tinggi, termasuk soda, minuman manis berkarbonasi, dan buah-buahan yang sangat manis, kurang cocok dikombinasikan dengan durian. Penumpukan gula dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat, terutama pada penderita diabetes, sehingga memperberat kerja tubuh untuk mengatur kadar gula darah.

Mengutip beberapa panduan internasional, beberapa pakar kesehatan juga mengingatkan bahwa durian tidak hanya tinggi energi tetapi juga memerlukan waktu pencernaan yang lebih panjang. Menggabungkannya dengan makanan lain yang juga ā€œmenghangatkanā€ atau kaya energi dapat memicu ketidakseimbangan dalam tubuh, seperti meningkatnya rasa panas, kembung, atau rasa tidak nyaman.

Tips Konsumsi Durian yang Lebih Aman

Untuk mengurangi risiko negatif saat menyantap durian, para ahli menyarankan beberapa strategi sederhana namun efektif:

  • Minum air putih yang cukup setelah makan durian untuk membantu proses pencernaan dan menjaga hidrasi.
  • Tunggu beberapa jam sebelum mengonsumsi kopi, minuman beralkohol, atau makanan berat lain setelah durian.
  • Konsumsi durian dalam porsi kecil dan jangan berlebihan, terutama bagi orang dengan riwayat kesehatan tertentu.
  • Perhatikan respons tubuh sendiri setelah mengombinasikan durian dengan makanan lain. Bila muncul rasa tidak nyaman, hentikan kombinasi tersebut.

Meskipun durian merupakan buah yang kaya nutrisi seperti vitamin, mineral, dan antioksidan, kepedulian terhadap kombinasi makanan tetap penting agar manfaatnya tidak tertutupi oleh risiko kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *