Fakta vs Mitos🏥 Kesehatan

Fakta vs Mitos: Benarkah Mengonsumsi Es Saat Haid Bisa Sebabkan Kemandulan?

JAKARTA, kilasjurnal.id“Jangan minum es pas lagi dapet, nanti darahnya beku terus dinding rahimnya kista!”

Pernahkah Anda mendengar nasihat (atau larangan) tersebut dari orang tua atau teman? Hampir setiap wanita di Indonesia tumbuh dengan doktrin bahwa air es adalah “musuh” saat sedang menstruasi. Katanya, suhu dingin bisa membuat darah haid membeku, tidak keluar lancar, menumpuk, dan akhirnya menyebabkan kemandulan.

Namun, di era medis modern ini, apakah anggapan tersebut terbukti secara ilmiah? Atau hanya sekadar ketakutan tanpa dasar? Mari kita bedah faktanya.

Anatomi: Jalur yang Berbeda

Untuk memahami mengapa mitos ini salah, kita perlu melihat anatomi tubuh manusia.Image of female reproductive system vs digestive system anatomy

Shutterstock

Sistem pencernaan dan sistem reproduksi adalah dua saluran yang berbeda dan terpisah.

  1. Air Es: Masuk lewat mulut -> Kerongkongan -> Lambung -> Usus.
  2. Darah Haid: Berada di Rahim -> Keluar lewat Vagina.

Secara logika anatomi, air es yang Anda minum tidak akan pernah menyentuh rahim atau darah haid Anda secara langsung. Tidak ada “pipa” yang menghubungkan lambung tempat air es bermuara dengan rahim tempat darah haid meluruh.

Tubuh Kita Punya “Pemanas Otomatis”

Argumen bahwa “es membekukan darah” juga tidak valid secara fisiologis. Tubuh manusia memiliki mekanisme homeostasis (pengaturan suhu otomatis).

Saat Anda meminum air es, suhu dingin tersebut hanya bertahan sejenak di mulut dan kerongkongan. Begitu sampai di lambung, suhu air tersebut akan dinetralkan oleh suhu tubuh (sekitar 37 derajat Celcius) sebelum diserap ke dalam darah. Jadi, air yang beredar di tubuh Anda suhunya sudah hangat, tidak lagi dingin seperti es batu.

Oleh karena itu, darah haid tidak akan membeku hanya karena Anda minum es teh manis. Darah haid menggumpal biasanya disebabkan oleh antikoagulan alami tubuh yang belum sempat bekerja saat aliran darah sedang deras-derasnya, bukan karena suhu minuman.

Tapi, Kenapa Perut Terasa Kram Saat Minum Es?

Meskipun tidak menyebabkan kemandulan atau kista, minum es saat haid memang bisa memperparah Kram Perut (Dysmenorrhea) pada sebagian wanita.

Penjelasannya adalah: Suhu dingin dapat memicu pelepasan hormon Prostaglandin. Hormon inilah yang membuat otot rahim berkontraksi (meremas) untuk meluruhkan dinding rahim. Jika kontraksi terlalu kuat, maka akan timbul rasa nyeri atau kram.

Jadi, efek samping minum es hanyalah potensi menambah rasa nyeri kram, BUKAN membekukan darah, apalagi menyebabkan kemandulan permanen.

Kesimpulan: Mitos!

Dapat dipastikan bahwa anggapan “Minum es saat haid menyebabkan kemandulan/kista” adalah MITOS.

Penyebab kista, miom, atau kemandulan biasanya berkaitan dengan faktor hormon, genetik, atau infeksi, bukan karena suhu air yang Anda minum. Jadi, jika Anda merasa gerah saat sedang haid, sah-sah saja meminum air dingin untuk menyegarkan tubuh, asalkan Anda kuat menahan potensi kram yang mungkin muncul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *