Sains

7 Penyebab Tanaman Pothos Mati dan Cara Mencegahnya

JAKARTA kilasjurnal.id — Tanaman pothos (juga dikenal sebagai devil’s ivy atau sirih gading) termasuk tanaman hias favorit banyak orang karena bentuk daunnya yang cantik dan perawatannya yang relatif mudah. Namun, meskipun tergolong kuat, pothos tetap bisa mati atau mengalami masalah serius jika perawatannya tidak tepat. Mengetahui penyebab tanaman pothos mati sekaligus cara mencegahnya sangat penting agar tanaman tetap sehat dan tumbuh subur di rumah atau kantor.

Artikel ini merangkum tujuh penyebab utama tanaman pothos mati serta langkah-langkah pencegahan yang bisa diterapkan oleh pecinta tanaman hias pemula maupun yang sudah berpengalaman.


1. Penyiraman yang Tidak Tepat (Terlalu Banyak atau Terlalu Sedikit)

Salah satu penyebab utama tanaman pothos mati adalah cara penyiraman yang keliru. Pothos menyukai kelembapan tanah yang seimbang: tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering.

Terlalu Banyak Air

Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk akar akibat drainase yang buruk atau tanah yang selalu lembap. Akar yang membusuk tidak dapat menyerap nutrisi dengan baik, akhirnya tanaman menjadi layu, daunnya rontok, lalu mati.

Terlalu Sedikit Air

Di sisi lain, jika tanah dibiarkan terlalu kering dalam waktu lama, tanaman akan kekurangan air untuk proses fotosintesis, menyebabkan daun menguning, kering, dan akhirnya tanaman mati.

Cara Mencegahnya

  • Siram tanaman saat tanah terasa sedikit kering di bagian atas saat disentuh.
  • Pastikan pot memiliki lubang drainase agar kelebihan air bisa keluar.
  • Hindari penyiraman rutin tanpa cek kondisi tanah terlebih dahulu.

2. Pencahayaan yang Tidak Sesuai

Seperti kebanyakan tanaman hias tropis, pothos membutuhkan cahaya tidak langsung yang cukup untuk tumbuh optimal. Tanaman yang diletakkan di tempat terlalu gelap atau terlalu terang bisa mengalami stres.

Terlalu Sedikit Cahaya

Tanaman yang kurang cahaya akan tumbuh lambat, daunnya pucat, dan akhirnya mati karena tidak mendapatkan energi yang cukup untuk melakukan fotosintesis.

Terlalu Banyak Cahaya Langsung

Paparan sinar matahari langsung dapat menyebabkan daun terbakar atau menguning, sehingga memicu stres dan kematian tanaman.

Cara Mencegahnya

  • Tempatkan pothos di dekat jendela dengan cahaya terang tidak langsung.
  • Hindari sinar matahari langsung yang menimpa daun secara terus-menerus.

3. Drainase Tanah yang Buruk

Drainase adalah faktor penting dalam kesehatan pothos. Tanah yang tidak dapat melakukan pembuangan air secara baik akan membuat akar tergenang air dan cepat rusak.

Tanah Tergenang Air

Tanaman yang duduk di tanah yang selalu basah menjadi sangat rentan terhadap jamur dan bakteri yang menyebabkan busuk akar dan kematian tanaman secara bertahap.

Solusi

  • Gunakan tanah pot yang ringan dan porous, misalnya campuran tanah pot + perlite.
  • Pastikan pot memiliki lubang di bagian bawah untuk keluarnya air berlebih.

4. Serangan Hama dan Penyakit

Serangan hama seperti kutu daun, tungau, atau jamur bisa membuat tanaman pothos tampak sehat di awal tetapi kemudian menunjukkan gejala layu atau daunnya menjadi kuning dan rontok.

Tanda Serangan Hama

  • Daun berlubang kecil
  • Lapisan berlilin di permukaan daun
  • Akar atau pangkal batang terlihat rusak

Pencegahan

  • Rutin cek daun bagian bawah yang sering menjadi tempat berkumpulnya hama.
  • Bersihkan daun secara berkala untuk mencegah infestasi.
  • Jika perlu, gunakan pestisida atau solusi organik seperti sabun insektisida.

5. Suhu dan Kelembapan Lingkungan yang Tidak Sesuai

Pothos berasal dari iklim tropis sehingga tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembap. Perubahan suhu drastis dapat mempengaruhi kesehatannya.

Dampak Suhu Dingin

Suhu yang terlalu dingin dapat menyebabkan tanaman stres, daunnya menjadi rapuh, dan akhirnya tanaman mati.

Dampak Suhu Terlalu Panas

Sementara itu, suhu yang terlalu panas, terutama di dekat sumber panas seperti AC atau pemanas ruangan, bisa mempercepat penguapan air dan membuat tanaman cepat kering.

Pencegahannya

  • Jaga suhu ruangan antara 18–26°C.
  • Hindari menempatkan tanaman di dekat sumber panas atau AC langsung.

6. Pemupukan yang Tidak Tepat

Meski pothos tidak terlalu menuntut nutrisi, pemupukan yang tidak tepat atau berlebihan bisa menyebabkan penumpukan garam mineral di tanah, yang ujungnya menghambat penyerapan nutrisi oleh akar.

Pemupukan Berlebihan

Terlalu sering memberikan pupuk bisa membuat tanah menjadi terlalu pekat nutrisi, yang sebenarnya malah merusak akar dan kesehatan tanaman.

Cara Tepat

  • Beri pupuk ringan setiap 1–2 bulan sekali saat musim pertumbuhan.
  • Gunakan pupuk yang diformulasikan untuk tanaman hias.

7. Stress Akibat Repotting atau Perubahan Lokasi

Memindahkan lokasi tanaman atau mengganti media tanam secara tiba-tiba bisa menyebabkan stres tanaman (transplant shock). Hal ini sering terlihat saat tanaman meranggas atau menguning setelah dipindahkan.

Transplant Shock

Stress ini bisa membuat tanaman tampak sehat lalu tiba-tiba layu karena akar belum beradaptasi dengan kondisi baru.

Strategi Pencegahan

  • Repot hanya ketika benar-benar diperlukan, misalnya akar sudah terlalu padat.
  • Saat repotting, gunakan media baru yang lembut dan lembap.
  • Biarkan tanaman beradaptasi di tempat baru tanpa diganggu selama beberapa hari.

Tanda-Tanda Pothos Sehat vs Tidak Sehat

Pemilik tanaman juga sebaiknya mengenali tanda-tanda tanaman pothos yang sehat dan yang tidak:

  • Sehat: daun hijau mengkilap, batang kuat, pertumbuhan rimbun.
  • Tidak sehat: daun kuning, layu, daun gugur, pangkal batang lembek – ini bisa menjadi tanda masalah penyiraman, pencahayaan, atau akar yang bermasalah.

Cara Memulihkan Tanaman Pothos yang Hampir Mati

Jika pothos terlihat mulai layu atau daunnya rontok, ada beberapa langkah pemulihan yang bisa dilakukan:

  1. Periksa akar tanaman: Ganti tanah jika tercium bau busuk.
  2. Sesuaikan frekuensi penyiraman: biarkan tanah ±1–2 cm bagian atas kering sebelum disiram lagi.
  3. Beri cahaya yang sesuai: letakkan di area dengan cahaya terang tidak langsung.
  4. Potong bagian yang mati: menghapus daun atau batang yang mati dapat merangsang pertumbuhan baru.

Kesimpulan

Tanaman pothos memang terkenal mudah dirawat, namun sejumlah kesalahan dalam perawatan seperti penyiraman yang berlebihan, pencahayaan yang tidak tepat, drainase buruk, serta stres transplant bisa menjadi penyebab tanaman pothos mati. Dengan memahami penyebab-penyebab tersebut dan menerapkan pencegahan yang tepat, pothos bisa tumbuh subur dan menghias rumah Anda sepanjang tahun.

Perawatan yang baik tidak hanya meningkatkan keindahan tanaman hias Anda, tetapi juga memberikan kepuasan tersendiri saat melihat pothos tumbuh rimbun, sehat, dan hidup lama di dalam rumah atau kantor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *