Daftar Nama Bayi yang Diprediksi Akan ‘Punah’ di Tahun 2026: Mengapa Nama-Nama Ini Mulai Terlupakan?
JAKARTA kilasjurnal.id — Tren pemilihan nama bayi terus berubah mengikuti waktu. Di tahun 2026, beberapa nama yang dulu akrab dan sering dipilih orang tua kini diprediksi akan semakin jarang digunakan, bahkan ‘terancam punah’ dari daftar nama populer. Fenomena ini dipengaruhi oleh perubahan selera generasi baru, yakni generasi Beta, yang cenderung memilih nama yang lebih unik, modern, atau bernuansa internasional, sehingga nama-nama yang sebelumnya populer menjadi kurang diminati.
Masyarakat kerap memilih nama bayi bukan hanya berdasarkan bunyi yang enak atau trend saat ini, tetapi juga makna di baliknya. Banyak nama klasik memiliki arti yang dalam dan filosofis, namun perubahan budaya dan preferensi estetika membuat beberapa nama perlahan keluar dari pilihan umum calon orang tua.
Mengapa Beberapa Nama Bayi Bisa ‘Punah’?
Sebelum masuk ke daftar lengkapnya, penting memahami faktor-faktor yang membuat nama tertentu mulai jarang dipilih:
- Perubahan budaya populer: Nama yang terinspirasi dari karakter film, selebritas, atau serial TV bisa menurun popularitasnya seiring waktu.
- Gaya penamaan modern: Generasi Beta memiliki kecenderungan memilih nama yang terdengar lebih unik, global, atau estetis.
- Pengaruh media sosial: Konten viral dan tren internet berdampak pada preferensi nama bayi.
- Arti atau simbolisme: Sementara beberapa orang tua mengutamakan makna tradisional, generasi baru sering mengejar keunikan daripada konteks sejarah nama.
Perubahan tren ini bukan sekadar preferensi estetika, tetapi juga cerminan bagaimana identitas generasi baru berevolusi seiring perkembangan sosial dan globalisasi.
Daftar Nama Bayi yang Diprediksi Akan ‘Punah’ di Tahun 2026
Berikut ini adalah 30 nama bayi yang diprediksi akan semakin jarang dipilih atau ‘punah’ dari tren penamaan di 2026, baik untuk bayi laki-laki maupun perempuan, berdasarkan prediksi dan pengamatan tren dalam pemilihan nama oleh orang tua:
1. Harry
Nama klasik yang sempat populer lewat franchise film Harry Potter, kini menurun karena beralihnya selera generasi baru.
2. Danielle
Nama berlatar modern yang artinya “Tuhan adalah hakimku”, kini jarang dipilih orang tua generasi Beta.
3. Ezra
Berasal dari bahasa Ibrani dengan makna “pertolongan”, namun popularitasnya menurun di 2026.
4. Charleigh
Nama dari Bahasa Jerman ini memiliki arti “pria bebas”, namun kini mulai jarang dipakai.
5. Alivia
Turunan dari nama Olivia, yang berarti “pohon zaitun”, kini kurang diminati dibanding nama modern lain.
6. Maddison
Nama yang berarti ‘putra Mudd’ ini sempat populer namun mengalami penurunan sebab tren berubah.
7. Emmitt
Nama bergaya klasik dengan makna “universal dan kuat” kini mulai jarang digunakan.
8. Huxley
Nama keluarga Inggris ini berarti lahan terbuka, namun popularitasnya menurun di 2026.
9. Grady
Asal Irlandia Kuno dengan arti mulia, kini mulai kehilangan daya tarik.
10. Rey
Nama yang berarti “raja” ini sempat modern dan mudah diucapkan, tetapi kini jarang dipilih.
11. Corey
Nama dari Bahasa Skotlandia ini memiliki arti unik terkait cekungan, tetapi digunakan lebih sedikit.
12. Dylan
Dikenal dalam budaya populer dan bermakna “agung” dalam Bahasa Wales, kini mulai meredup.
13. Kenna
Nama perempuan berakar Gaelik ini memiliki arti “agung atau cantik”, tetapi popularitasnya menurun.
14. Kinley
Nama Skotlandia dengan arti pahlawan adil ini semakin jarang dipakai.
15. Dominic
Nama yang berarti “tuan” ini dulu populer namun kini sering tergeser oleh tren baru.
16. Dev
Nama sederhana dengan makna Ilahi kini mulai kurang diminati di 2026.
17. Kylian
Terinspirasi dari gaya penamaan milenial, kini menurun karena preferensi berubah.
18. Karim
Nama yang bermakna mulia dalam Bahasa Arab ini menurun popularitasnya meski bernilai positif.
19. Gwen
Nama yang berarti putih, suci, dan diberkati ini kini jarang dipilih orang tua.
20. Lana
Nama perempuan yang berarti kemampuan berbicara yang baik kini mulai jarang digunakan.
21. Alba
Nama Latin dengan makna “putih atau fajar” ini mengalami penurunan popularitas.
22. Luca
Nama yang berarti “pembawa cahaya” kini terancam punah karena tren berubah.
23. Rome
Mengambil inspirasi dari nama ibu kota Italia, kini kurang diminati.
24. Elio
Nama yang berarti matahari kini semakin jarang dipilih orang tua.
25. Dean
Nama klasik berarti lembah ini mengalami penurunan popularitas.
26. Bode
Nama laki-laki berkesan modern ini pun tidak lagi populer.
27. Andie
Nama yang bisa dipakai untuk kedua gender ini mulai kehilangan daya tarik.
28. Drew
Nama ringkas dan maskulin ini kini jarang dipakai orang tua generasi Beta.
29. Bennie
Berasal dari Bahasa Ibrani dan berarti “putra keberuntungan”, namun menurun populasinya.
30. Logan
Nama Skotlandia yang berarti cekungan kecil kini semakin jarang dipilih sebagai nama bayi.
Apa Arti Prediksi Ini bagi Orang Tua?
Prediksi nama yang “akan punah” ini bukan berarti benar-benar hilang sepenuhnya dari semua daftar nama bayi, tetapi mencerminkan pergeseran tren penggunaan nama tersebut di masyarakat — terutama di Indonesia. Pergeseran sering terjadi ketika generasi baru orang tua lebih tertarik pada nama yang lebih unik, personal, atau bernuansa global, ketimbang nama yang pernah sangat populer di dekade sebelumnya.
Tren ini mirip dengan yang terjadi di berbagai belahan dunia, di mana nama-nama yang turun drastis dalam peringkat popularitas sering dianggap “punah” secara statistik walaupun masih ada yang menggunakannya dalam jumlah kecil.
Tips Memilih Nama Bayi di Tengah Pergeseran Tren
Meski beberapa nama diprediksi akan jarang digunakan, memilih nama untuk Si Kecil tetap menjadi keputusan pribadi dan penuh makna. Berikut tips praktis untuk orang tua:
1. Makna di Balik Nama
Pilih nama yang memiliki filosofi atau doa yang ingin Anda sisipkan untuk masa depan anak.
2. Kesesuaian dengan Budaya Keluarga
Beberapa orang tua tetap ingin mempertahankan unsur budaya keluarga atau warisan leluhur dalam nama anaknya.
3. Unik namun Mudah Diucapkan
Nama yang unik dapat memberikan identitas kuat namun tetap penting agar mudah diucapkan.
4. Tren vs Tradisi
Timbang antara mengikuti tren populer atau memilih nama klasik yang bernilai sejarah bagi keluarga Anda.
Kesimpulan
Meski beberapa nama yang dulunya populer kini diprediksi akan semakin jarang dipakai, daftar di atas tetap menyimpan nilai sejarah dan makna yang indah. Pergeseran tren nama bayi di tahun 2026 mencerminkan perubahan preferensi budaya dan generasi baru, namun pilihan nama tetap merupakan cerminan harapan dan doa orang tua kepada buah hati mereka.
Jangan ragu memilih nama yang paling Anda rasa cocok dan penuh makna — karena pada akhirnya, nama itu akan melekat seumur hidup.

