Suka Makanan Pahit? Waspada, Studi Sebut Itu Salah Satu Ciri Psikopat!
Jakarta, KilasJurnal.Id – Kepribadian Psikopat Dianggap sebagai pribadi yang sadis.
- Menurut Peniliti
Peneliti dari Universitas of Innsbruck, Austria membeberkan, ciri-ciri individu dengan Antisocial Personality Disorder (ASPD) atau yang kerap disebut sebagai psikopat (bukan istilah ilmiah), termyata bisa dikenali dari jenis makanan favoritnya.
Dalam mengkaji kepribadian psikopat, peneliti menemukan bahwa sebanyak 935 orang ditanya terkait kepribadian mereka terhadap makanan dan minuman manis, asam, asin, dan pahit. Mereka juga wajib menjawab empat survei kepribadian yang di ajukan para peneliti guna mengetahui ciri-ciri kepribadian antisosial seperti psikopat, narsisme, agresi, dan sadisme.
Para peneliti mengatakan mereka menemukan kaitan antara peningkatan kenikmatan makanan pahit dan kecenderungan perilaku kejam.
Secara spesifik, menurut penulis, perilaku sadisme sehari-hari secara signifikan berkorelasi positif dengan preferensi rasa pahit secara umum.
- Makanan Yang Digemari Orang Yang Memiliki Psikopat
Dalam mempelajari preferensi makanan, penelitian lain yang dilakukan Sagioglou dan Greitemeyer juga menunjukkan korelasi positif antar preferensi rasa pahit dan sifat kejam.
- Waspada! Suka Kopi Pahit Bisa Jadi Tanda Sifat Psikopa ini penjelasannya
Sebuah studi menarik mengungkap kalau selera terhadap rasa pahit bisa mencerminkan kepribadian seseorang, bahkan mengindikasikan sifat-sifat psikopat.
Penilitian yang dilakukan oleh Christina Sagioglou dan Tobias Greitemeyer menemukan kalau orang yang menyukai makanan atau minuman dengan rasa pahit layaknya kopi hitam, lobak, bir, air tonic, dan seledri cenderungan memiliki krpibadian antisosial dibandingkan mereka yang lebih menyukai rasamanis atau gurih.
Menariknya temuan ini juga didukung oleh studi lain yang mencatat kalau supertasting yakni kondisi di mana seseorang memiliki kepekaan tinggi terhadap rasa pahit, berkaitan dengan tingkat emosi yang lebih intens, baik pada manusia maupun hewan percobaan seperti tikus.
- Sifat Psikopat
Sebutan psikopat seroing di tujukan kepada orang yang kejam hingga tak segan membunuh orang lain. Padahal, psikopat diagnosis kesehatan mental yang sebenarnya.
Eric Patterson, seoarng konselor profesional berlisensi yang berbasis di Cabot, Pennsylvania menjelaskan ada banyak informasi yang salah tentang psikopat. salah satu menyebut seseorang sebagai ‘psiko” sebagai konotasi negatif.
Dalam dunia psikiatri, psikopat berada dalam kondisi yagn disebut gangguan jiwa antisosial atau Antisocial Personality Disorders (ASPD).
- Berikut Tanda-Tanda dan gejala Psikopat menruut Psych Central.
- Mengabaikan Hak dan Nilai Sosial
Salah satu ciri paling mencolok dari psikopat adalah ketidakpedulian terhadap hak orang lain dan aturan sosial yang berlaku.
Menurut ahli psikologi Patterson, perilaku ini mencerminkan pola pengabaian yang melanggar hukum dan nilai moral di masyarakat.
Dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5), penderita ASPD digambarkan sebagai individu yang secara konsisten menolak norma sosial.
Penelitian tahun 2018 bahkan menemukan bahwa orang dengan psikopati mampu memahami sudut pandang orang lain, tetapi gagal merasakannya secara emosional, sehingga mereka tampak dingin dan tidak berperasaan.
- Suka Berbohong dan Manipulatif
Ciri lain yang menonjol adalah kecenderungan berbohong tanpa rasa bersalah.
Orang dengan ASPD sering menggunakan identitas palsu atau nama samaran demi keuntungan pribadi, seperti uang, seks, atau kekuasaan.
Mereka dikenal manipulatif, memanfaatkan pesona dan pujian palsu untuk mengendalikan orang lain.
Bentuk manipulasi ini bahkan bisa meluas ke pelecehan emosional atau pemerasan psikologis.
- Bersikap Agresif
Tidak semua psikopat bersifat kasar secara fisik, namun agresivitas adalah pola umum yang mereka tunjukkan.
Mereka mudah marah, tersinggung, atau meledak secara verbal.
Beberapa di antaranya juga menunjukkan kecenderungan kekerasan ketika tidak mendapatkan apa yang diinginkan, baik terhadap pasangan, rekan kerja, maupun orang asing.
- Impulsif dan Suka Risiko
Sifat impulsif membuat penderita ASPD bertindak tanpa memikirkan akibatnya.
Mereka cenderung melakukan tindakan berisikoāmulai dari penyalahgunaan narkoba, perilaku seksual berbahaya, hingga tindak kriminal.
Kebiasaan ini juga meningkatkan risiko kecelakaan, cedera, bahkan kematian dini akibat keputusan yang sembrono.
- Tidak Merasa Bersalah
Salah satu tanda paling jelas dari psikopat adalah tidak adanya rasa penyesalan.
Mereka tidak merasa bersalah setelah menyakiti orang lain, bahkan sering kali merasionalisasi tindakan mereka seolah-olah hal itu wajar.
Empati yang tumpul inilah yang membuat penderita ASPD sulit berubah, sekaligus berbahaya dalam relasi sosial maupun emosional.
- Kesimpulan
Gangguan kepribadian antisosial (ASPD) bukan sekadar sikap dingin atau egois ā ini adalah kondisi psikologis serius yang memengaruhi cara seseorang memahami moral, emosi, dan hubungan sosial.
Mengenali tanda-tandanya sejak dini dapat membantu seseorang menghindari hubungan toksik serta mendorong penderita untuk mendapatkan penanganan profesional.

