🏥 Kesehatan

Menurut Pakar Manfaat Jalan Kaki 15 Menit , Usai Makan

Jakarta — Pakar kesehatan dan sejumlah penelitian terbaru menunjukkan bahwa aktivitas ringan ini — hanya berlangsung sekitar 10–15 menit — bisa membantu pencernaan, mengontrol gula darah, serta mendukung kesehatan jantung dan tidur. Artikel Kompas menggarisbawahi bahwa waktu “pasca makan” jadikan momen strategis untuk bergerak demi kesehatan tubuh.

Mengapa cukup berjalan-kaki selama 15 menit?

Apa Kata Pakar & Penelitian Terkini

Dalam liputan Kompas, disebut bahwa pakar menyarankan agar setelah konsumsi makanan — terutama makanan berat atau ketika selesai makan utama — kita tidak langsung duduk atau rebahan. Sebaliknya, berjalan kaki ringan bisa memicu proses tubuh yang lebih optimal: pencernaan lebih lancar, gula darah tidak melonjak tinggi, dan otot-otot kaki mulai aktif menggunakan glukosa.

Selain itu, laporan kesehatan dari berbagai rumah sakit dan jurnal menyebut bahwa jalan kaki 10–15 menit setelah makan bisa lebih efektif dalam mengontrol gula darah dibandingkan jalan kaki 30 menit pada waktu acak (tidak terkait waktu makan).

Manfaat Utama Jalan Kaki Usai Makan

Beberapa manfaat yang sering muncul dari penelitian dan dikutip dalam artikel Kompas adalah:

Melancarkan Pencernaan: Aktivitas ringan seperti berjalan kaki membantu makanan bergerak lebih lancar melalui saluran pencernaan, mengurangi rasa kembung atau penuh di perut.

Mengontrol Kadar Gula Darah: Setelah makan, kadar glukosa darah meningkat. Jalan kaki membantu otot menggunakan glukosa tersebut sebagai bahan bakar—sehingga lonjakan gula darah bisa ditekan.

Menurunkan Risiko Penyakit Jantung dan Tekanan Darah: Aktivitas ringan ini meningkatkan aliran darah dan memperkuat pembuluh darah. Beberapa studi menunjukkan penurunan tekanan darah dan risiko kardiovaskular ketika rutin berjalan setelah makan.

Kecepatan berjalan: tidak harus cepat, cukup “jalan santai hingga moderat” yang memungkinkan otot aktif tapi tidak membuat jantung terlalu teregang.

Durasi yang konsisten jauh lebih penting daripada intensitas tinggi dalam waktu pendek. Jika Anda baru mulai, 10 menit sudah sangat baik.

Hindari langsung lari keras atau aktivitas sangat kuat setelah makan besar karena bisa mengganggu pencernaan. Beberapa pakar menyarankan menunggu sedikit bila makan sangat berat atau besar.

Responsibilitas kesehatan masyarakat meningkat: beban penyakit seperti diabetes, hipertensi dan penyakit jantung dapat ditekan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *