Hobi Minum Kopi? Ini 4 Suplemen yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersamaan
JAKARTA — Kopi menjadi pilihan minuman harian bagi banyak orang karena mampu meningkatkan energi, menyegarkan pikiran, dan menjadi bagian dari rutinitas pagi yang produktif. Namun, bila kamu rutin mengonsumsi suplemen—seperti vitamin atau mineral—berkaitan dengan kopi bisa memengaruhi cara tubuh menyerap nutrisi penting. Oleh karena itu, beberapa jenis suplemen lebih baik dikonsumsi terpisah dari minum kopi agar manfaatnya maksimal.
Ahli kesehatan menyatakan bahwa kafein dalam kopi dapat mengubah penyerapan nutrisi tertentu karena sifatnya yang mempercepat produksi urine (efek diuretik) dan kandungan polifenol yang dapat mengikat beberapa mineral dalam saluran pencernaan. Karena itu, suplemen tertentu tidak dianjurkan diminum bersamaan dengan kopi.
1. Zat Besi: Mineral yang Paling Dipengaruhi Kopi
Suplemen zat besi termasuk yang paling terpengaruh oleh konsumsi kopi. Kopi mengandung senyawa polifenol, seperti asam klorogenik, yang dapat mengikat zat besi jenis non-heme di saluran pencernaan. Ikatan ini membuat tubuh kesulitan menyerap mineral tersebut secara efektif.
Ahli nutrisi menyarankan agar kamu memberi jarak antara konsumsi kopi dan suplemen zat besi sekitar 1–2 jam. Penyesuaian waktu ini penting terutama bagi orang yang memiliki kebutuhan besi lebih tinggi—misalnya mereka yang menstruasi, hamil, atau mengikuti pola makan berbasis nabati yang rentan terhadap kekurangan zat besi.
2. Zinc: Mineral Pendukung Kekebalan yang Perlu Perhatian
Suplemen zinc juga sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan kopi. Polifenol pada kopi dapat mengikat mineral ini, meski efeknya biasanya relatif kecil bagi orang yang memiliki asupan zinc cukup melalui makanan.
Meski dampaknya mungkin tidak sebesar pada zat besi, mengatur waktu konsumsi zinc tetap dianjurkan agar tubuh menyerapnya lebih optimal. Misalnya, kamu bisa minum kopi terlebih dahulu lalu menunggu beberapa jam sebelum mengambil suplemen zinc.
3. Kalsium: Mineral Penting untuk Tulang dan Otot
Suplemen kalsium tidak secara langsung dihambat penyerapan nutrisinya oleh kopi. Namun, kafein memiliki efek yang dapat meningkatkan jumlah kalsium yang hilang melalui urin setelah konsumsi kopi. Efek pengeluaran mineral ini dapat berpotensi mengurangi jumlah kalsium yang tersedia bagi tubuh.
Para ahli nutrisi menyarankan untuk memberi jarak konsumsi kalsium dengan kopi jika kamu mengandalkan suplemen untuk memenuhi kebutuhan mineral tersebut—misalnya, minum kopi di pagi hari dan suplemen kalsium setelah makan atau di waktu lain.
4. Magnesium: Perlu Jarak Karena Efek Diuretik
Kopi tidak secara signifikan menghambat penyerapan magnesium, namun sifat diuretik kafein dapat meningkatkan produksi urine yang berpotensi menyebabkan hilangnya magnesium dari tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Selain itu, beberapa bentuk magnesium seperti magnesium sitrat atau sulfat memiliki efek pencahar ketika dikonsumsi berbarengan dengan kopi, yang bisa menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan, seperti diare atau kram perut. Oleh karena itu, ahli kesehatan sering menganjurkan untuk mengonsumsi magnesium di waktu yang berbeda, misalnya pada malam hari, bukan bersamaan dengan kopi pagi.
Kenapa Waktu Konsumsi Penting?
Penelitian menunjukkan bahwa kafein dalam kopi dapat memengaruhi penyerapan mineral dan vitamin tertentu akibat sifat kimianya. Beberapa nutrisi larut air, atau yang ikatannya rapuh terhadap polifenol dan kafein, cenderung lebih sulit diserap bila dikonsumsi bersamaan minuman berkafein seperti kopi.
Karena itu, menyusun waktu konsumsi suplemen dan kopi secara terpisah, misalnya memberi jarak minimal 1–2 jam, membantu tubuh menyerap nutrisi tanpa interferensi dari kafein. Cara ini membantu menjaga efektivitas suplemen sekaligus tetap menikmati kopi favoritmu.
Tips Praktis untuk Pencinta Kopi
- Minum suplemen setelah makan atau di waktu santai tanpa kopi.
- Jika perlu energi, nikmati kopi lebih dulu, lalu konsumsi suplemen setelah jeda waktu sesuai kebutuhan nutrisi.
- Selalu baca label suplemen dan ikuti anjuran dosis untuk memperoleh manfaat maksimal.
Kopi tetap bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat asalkan kamu bijak dalam mengatur waktunya terhadap konsumsi suplemen. Dengan pemisahan waktu yang tepat, tubuh tetap dapat menyerap nutrisi penting tanpa mengurangi kenikmatan kopi harianmu.

