Mitos atau Fakta: Makan Nasi Sisa yang Dihangatkan Berbahaya untuk Kesehatan?
Banyak orang pernah mendengar peringatan:
“Jangan makan nasi sisa yang dipanaskan lagi, bisa bikin sakit perut!”
Sebagian percaya nasi yang dihangatkan ulang bisa menyebabkan keracunan makanan. Lalu, apakah ini benar secara medis?
Mari kita kupas faktanya.
Apa yang Terjadi pada Nasi Setelah Dimasak?


4
Nasi yang sudah matang sebenarnya bisa menjadi media tumbuh bakteri jika tidak disimpan dengan benar.
Bakteri yang sering dikaitkan dengan nasi adalah Bacillus cereus. Spora bakteri ini bisa bertahan saat proses memasak dan berkembang biak jika nasi dibiarkan pada suhu ruang terlalu lama.
Yang berbahaya bukan proses “dipanaskan ulang”-nya, melainkan:
- Penyimpanan yang salah
- Dibiarkan di suhu ruang lebih dari 2 jam
- Tidak dipanaskan hingga suhu cukup tinggi
Jadi, Mitos atau Fakta?
🔎 Jawaban: FAKTA, tapi tergantung cara penyimpanannya.
Nasi sisa bisa berbahaya jika:
- Dibiarkan di luar kulkas terlalu lama
- Tidak disimpan dalam wadah tertutup
- Dipanaskan tidak sampai benar-benar panas merata
Namun jika disimpan dengan benar, nasi sisa yang dihangatkan ulang aman dikonsumsi.
Kenapa Bisa Menyebabkan Keracunan?
Jika bakteri berkembang, mereka menghasilkan racun (toksin). Racun inilah yang dapat menyebabkan gejala seperti:
- Mual
- Muntah
- Diare
- Kram perut
Gejala biasanya muncul 1–6 jam setelah konsumsi.
Yang perlu dipahami: memanaskan ulang nasi tidak selalu menghancurkan toksin yang sudah terbentuk. Karena itu, penyimpanan awal jauh lebih penting daripada sekadar pemanasan ulang.
Cara Aman Menyimpan dan Menghangatkan Nasi
Agar tetap aman, lakukan langkah berikut:
✔ Dinginkan nasi maksimal 1 jam setelah matang
✔ Simpan di kulkas (suhu <5°C)
✔ Gunakan wadah tertutup
✔ Konsumsi dalam waktu 1–2 hari
✔ Panaskan hingga suhu minimal ±75°C
✔ Jangan panaskan ulang lebih dari sekali
Kesimpulan
Makan nasi sisa yang dipanaskan kembali tidak otomatis berbahaya.
Yang menentukan aman atau tidaknya adalah cara penyimpanan dan proses pemanasan ulang.
Jadi, bukan nasinya yang salah — tetapi bagaimana kita menanganinya.
Jika disimpan dan dipanaskan dengan benar, nasi sisa tetap aman dan tidak membahayakan kesehatan.
