Gaya Hidup🏥 Kesehatan

YouTuber Ne­kat Santap 100 Makanan Tak Sehat dalam 50 Jam, Begini Efeknya

Jakarta — Seorang YouTuber terkenal, Will Tennyson, melakukan tantangan ekstrem pada 2023: ia mengonsumsi 100 makanan yang dikategorikan “kurang sehat” selama 50 jam berturut-turut. Dalam video eksperimennya, ia mengaku mengalami kelelahan hebat, berat badan naik, dan perasaan “sudah makan tapi merasa belum makan”. Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa makanan olahan dan fast food tidak hanya berdampak pada penampilan—tetapi juga bagaimana kita merasa.


Tantangan Ekstrem: Apa yang Dilakukan

Tennyson dalam video “I Spent 50 Hours Eating the World’s 100 Unhealthiest Foods” memilih untuk membeli dan mengonsumsi berbagai jenis makanan olahan, junk-food, makanan beku dan camilan tinggi gula serta lemak.
Ia menceritakan:

“Saya hampir tidak pernah membeli makanan ini. Biasanya semua yang saya beli segar.”
Pada hari pertama, ia memulai dengan sarapan senilai lebih dari 800 kalori berupa muffin dan cokelat panas. Tak lama kemudian ia sudah merasa lapar lagi.
Selama 50 jam, kondisi tubuhnya makin menurun:

  • Energi makin menipis, ia merasa sangat lelah.
  • Motivasi untuk berolahraga dan menjalani aktivitas fisik menurun drastis.
  • Di akhir eksperimen, ia mengaku mual dan berat badannya naik dari sekitar 89 kg menjadi 91 kg dalam dua hari.

Efek yang Dialami Tubuhnya

1. Kenaikan berat badan dan pembengkakan
Dalam waktu singkat, berat badan Tennyson naik ~2 kg. Ia menyebut bahwa sebagian besar mungkin pembengkakan atau retensi air, tetapi tetap indikasi bahwa konsumsi kalori dan sodium sangat tinggi memberi dampak cepat.

2. Energi cepat habis & rasa lapar terus-menerus
Makanan olahan tinggi gula dan lemak mungkin terasa enak—tapi mereka tidak memberikan rasa kenyang yang tahan lama. Tennyson merasa “sedikit makan tapi cepat lapar lagi”. Ini sejalan dengan konsep « protein leverage » dan « satiety shortfall » di mana makanan rendah nutrisi cepat habis efeknya.

3. Motivasi olahraga dan performa fisik menurun
Sebagai influencer fitness, Tennyson menekankan bahwa ia merasa “hilang energi” dan malas bergerak setelah pola makan ekstrem. Ini jelas menunjukkan bahwa makanan yang tinggi kalori tapi rendah kualitas bisa menghambat aktivitas fisik meski asupan energi besar.

4. Dampak psikologis & fisiologis
Ia menyebut bahwa setelah makan banyak makanan cepat saji ia merasa aneh dan bertanya pada dirinya sendiri apakah ia sudah makan sesuatu yang salah. Efek seperti mual, kembung, perasaan ‘tidak nyaman’ jadi sinyal bahwa tubuh bereaksi terhadap beban dari makanan tak sehat.


Pelajaran yang Bisa Diambil

Walaupun tantangan ini bersifat ekstrem dan dilakukan dalam konteks hiburan YouTube, ada beberapa pelajaran penting:

  • Kualitas > kuantitas: Asupan besar belum tentu membuat Anda merasa baik. Justru makanan yang tinggi nutrisi membuat Anda merasa lebih nyaman.
  • Makanan olahan bukan untuk konsumsi rutin: Tidak ada yang salah makan snack atau fast-food sesekali, tetapi jika > 80% pola makan adalah junk food, risiko kesehatan meningkat. Tennyson sendiri menyebut prinsip “80/20” sebagai ideal: 80 % makan sehat, 20 % bisa fleksibel.
  • Pengaruh pada performa fisik dan mental: Meskipun kalori terkonsumsi banyak, kualitas kalori memengaruhi seberapa baik tubuh dan otak bekerja.
  • Deteksi cepat efek buruk: Gejala seperti cepat lapar, lelah, mual atau penurunan motivasi bisa jadi sinyal bahwa pola makan Anda kurang baik—tidak harus menunggu kondisi berat seperti obesitas atau diabetes baru bertindak.

Apa yang Disarankan oleh Ahli Gizi

Berdasarkan pengalaman ini, para ahli gizi merekomendasikan:

  • Prioritaskan makanan kaya protein, serat, sayur-buah dan lemak sehat.
  • Batasi makanan cepat saji, minuman bersoda, camilan tinggi gula dan olahan.
  • Jaga keseimbangan kalori dan makronutrien—tidak hanya “berapa banyak” tapi “apa jenis” makanan.
  • Pastikan aktivitas fisik rutin—minimal 150 menit aktivitas moderat/minggu agar metabolisme tetap aktif.
  • Dengarkan tubuh Anda: jika muncul rasa tidak nyaman setelah makan, jangan abaikan.

Kesimpulan

Tantangan YouTuber Will Tennyson untuk makan 100 makanan tak sehat dalam 50 jam memang ekstrem, tetapi hasilnya menyentuh fakta penting: tubuh kita merespon buruk terhadap pola makan yang buruk sekalipun terasa mengenyangkan di awal. Kenaikan berat badan cepat, energi drop, rasa lapar terus-menerus dan bahkan mual—semuanya adalah sinyal yang layak mendapat perhatian.
Pola makan yang sehat bukan hanya tentang bentuk tubuh yang ideal, tetapi bagaimana tubuh Anda ‘merasa’. Seperti kata Tennyson:

“Makanan yang baik membuatmu merasa baik. Makanan olahan membuatmu merasa buruk.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *