Sains💡 Teknologi

Piknik Malam” di Planetarium & Observatorium Jakarta: Ajak Masyarakat Saksikan Fenomena Supermoon Langsung

Jakarta — Untuk memanfaatkan momen langka fenomena astronomi, Planetarium & Observatorium Jakarta menggelar acara spesial bertajuk “Piknik Malam Bersama Supermoon” pada Rabu 5 November 2025 mulai pukul 17.00 hingga 21.00 WIB. The event invites the public to observe the so-called supermoon — purnama saat Bulan berada pada titik perigee, jarak terdekat dengan Bumi — secara langsung dengan teleskop dan kegiatan edukasi.

Mengapa Supermoon Menjadi Sorotan?

Fenomena supermoon terjadi ketika Bulan purnama bersamaan dengan Bulan berada di titik terdekatnya ke Bumi. Pada 5 November 2025, jarak Bumi-Bulan diperkirakan hanya sekitar 356.980 kilometer, menjadikan Bulan tampak sedikit lebih besar dan terang dibanding purnama biasa. Acara observasi ini menjadi momentum edukasi astronomi yang menarik sekaligus hiburan ringan bagi masyarakat ibu kota.

Detil Acara dan Aktivitas

Acara berlangsung di gedung Planetarium yang berlokasi di kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Masyarakat umum diundang untuk hadir secara gratis namun harus mendaftar terlebih dahulu melalui e-ticket yang dibuka secara daring.
Kegiatan yang dijadwalkan mencakup

  • Pertunjukan planetarium mini yang menjelaskan fenomena supermoon dan objek langit lainnya.
  • Talkshow dan diskusi singkat bersama pakar astronomi mengenai bagaimana mengamati Bulan dan planet.
  • Sesi pengamatan langsung Bulan supermoon — dan juga planet Saturnus menggunakan teleskop yang disediakan di area luar.

Siapa yang Bisa Ikut dan Persyaratan

Acara terbuka untuk semua usia. Namun, peserta di atas usia enam tahun wajib menggunakan tiket terdaftar. Kuota dibagi ke dalam dua jenis tiket yaitu “Tiket Supermoon” dengan kapasitas 120 peserta dan “Tiket Bulan” dengan kuota 180 peserta.
Pendaftaran dibuka pada Selasa, 4 November 2025 pukul 19.00 WIB melalui laman resmi atau link yang disediakan oleh Planetarium. Peserta disarankan hadir lebih awal untuk menyaksikan seluruh rangkaian acara hingga sesi pengamatan malam.

Manfaat untuk Masyarakat dan Pendidikan

Acara ini bukan sekadar “nonton Bulan”, melainkan sarana edukatif yang memadukan ilmu pengetahuan, pengalaman langsung, dan rekreasi ringan. Dengan menghadirkan objek astronomi secara nyata — melalui teleskop dan diskusi — Planetarium mendorong minat publik terhadap sains, terutama generasi muda.
Lokasi yang mudah diakses di jantung kota Jakarta juga memberi kesempatan bagi masyarakat urban yang mungkin sulit melakukan observasi di luar kota karena kondisi langit yang terang (light pollution). Dengan dipandu oleh tim profesional, peserta mendapat pemahaman yang lebih baik tentang Langit malam dan fenomena langit.

Tips dan Persiapan untuk Pengunjung

Untuk mendapatkan pengalaman terbaik saat hadir dalam acara ini, beberapa tips berikut layak diperhatikan:

  • Datang lebih awal agar memperoleh tempat yang baik dan dapat mengikuti seluruh rangkaian.
  • Kenakan pakaian hangat atau jaket ringan karena pengamatan malam bisa terasa dingin di luar ruangan terbuka.
  • Bawa kamera atau ponsel dengan mode malam jika ingin mengabadikan Bulan atau Saturnus. Namun perlu diingat bahwa pengambilan foto melalui teleskop memerlukan adaptor khusus.
  • Hindari penggunaan flash saat pengamatan agar tidak mengganggu pengalaman sendiri atau peserta lain.
  • Perhatikan instruksi dari tim Planetarium dan patuhi protokol keamanan serta kesehatan.

Tantangan dan Peluang Kedepan

Walaupun acara ini menawarkan pengalaman unik, tantangannya termasuk faktor cuaca (awan tebal bisa menghalangi pengamatan), serta tingkat polusi cahaya kota yang bisa menurunkan kualitas observasi. Planetarium perlu mempersiapkan rencana cadangan apabila kondisi langit kurang mendukung.
Namun peluangnya sangat besar: acara seperti ini dapat menjadi agenda rutin, memperkuat posisi Planetarium & Observatorium Jakarta sebagai pusat edukasi astronomi di tengah kota, serta membuka kerjasama dengan sekolah, komunitas sains, dan media untuk memperluas jangkauan.

Kesimpulan

Dengan tema “Piknik Malam Bersama Supermoon”, Planetarium & Observatorium Jakarta menghadirkan pengalaman langka yang menggabungkan pendidikan, hiburan, dan keajaiban alam. Acara ini memperlihatkan bahwa di tengah kesibukan kota, masih ada kesempatan untuk menatap langit, memahami alam semesta, dan menikmati momen purnama spesial — bersama keluarga, teman atau komunitas. Bagi siapa saja yang berminat astronomi atau sekadar mencari aktivitas malam yang berbeda, ini merupakan ajang yang layak diikuti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *